Antarajawabarat.com,8/8 - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka akan menggunakan konsep "green building" atau hijau dan ramah lingkungan.
"Konsep ramah lingkungan ini kita gunakan di Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka," kata Gubernur usai rapat pertemuan pembahasan "basic design" terminal penumpang BIJB Kertajati di Gedung Sate, Bandung, Kamis.
Gubernur mengatakan, konsep hijau atau ramah lingkungan tersebut seperti membangun hutan kota atau taman-taman asri sekitar bandara.
Selain itu, lanjut Gubernur, akan diterapkan energi matahari untuk efisiensi penggunaan energi dan air.
"Pada saat yang bersamaan ditandai dengan mnggunakan energi
matahari juga menggunakan air yang lebih efisien, karena didaur ulang," kata Heryawan.
Menurut dia, konsep tersebut secara penuh diterapkan di bandara yang
ditargetkan beroperasi 2017.
Konsep itu, kata Gubernur, akan menjadikan bandara terindah di
Indonesia bahkan dunia mengalahkan Bandara Incheon di Korea Selatan.
"Bandara Internasional Kertajati ini akan menjadi bandara terindah di Indonesia bahkan dunia," katanya.
Gubernur mengatakan, pelaksanaan pembangunan bandara melibatkan
BUMN, BUMD, dan pihak swasta, sumber pendanaannya juga berasal dari APBN, APBD, serta investor swasta.
Bandara Kertajati itu, kata Gubernur, menjadi bandara pertama di Indonesia yang pengelolaan dan kepemilikan sahamnya dimiliki bersama oleh BUMN, BUMD, dan swasta.
"Perusahaan utama yang mengelolanya adalah gabungan dari AP (Angkasa Pura) II yang mewakili BUMN dengan PT BIJB yang mewakili BUMD Jawa Barat, dan apabila ini jadi akan menjadi sejarah baru karena semua bandara yang ada saat ini dikelola tunggal oleh AP II," kata Gubernur.***2***
Feri P
