"Data menunjukkan bahwa Mas Anies dianggap pemenang debat, Pak Prabowo penampilan kurang bagus di debat capres tanggal 12 Desember, Mas Ganjar average (rata-rata). Sementara cawapres, Mas Gibran dianggap bagus sekali, Cak Imin underperform, dan Pak Mahfud average," ucap dia.
Burhanuddin turut menyoroti selama debat berjalan, pasangan Anies-Imin lebih banyak bertarung dengan Prabowo-Gibran. Berbeda dengan pasangan Ganjar-Mahfud yang dinilai biasa saja. Kondisi itu menempatkan posisi pasangan dengan nomor urut 3 itu dalam bahaya untuk turut serta pada putaran kedua pemungutan suara.
"Artinya buat Mas Ganjar dan Pak Mahfud, harus menciptakan kejutan. Kalau average, baik capres ataupun cawapresnya, itu akan jadi berat untuk masuk ke putaran kedua," kata Burhanuddin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat: Tunggu debat capres selesai untuk lihat arah "swing voters"