Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, berpeluang mendatar seiring dengan Bank Indonesia (BI) yang menahan tingkat suku bunga acuannya di level 5,75 persen.
IHSG dibuka melemah 2,83 poin atau 0,04 persen ke posisi 7.008,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,74 poin atau 0,18 persen ke posisi 968,68.
“IHSG pada hari ini diperkirakan bergerak sideways cenderung melemah,dengan level support 6.950 dan resistance 7.021,” ujar Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman kepada Antara di Jakarta, Jumat.
Dari dalam negeri, BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75 persen, atau sesuai dengan perkiraan pasar.
Kemarin, seluruh bursa kawasan regional Asia Pasifik mengalami koreksi mengikuti pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya.
Meskipun The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga pada pertemuan terakhir, namun mengindikasikan kenaikan suku bunga satu kali lagi pada tahun 2023 ini.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG berpeluang mendatar seiring BI tahan suku bunga
