Antarajawabarat.com,9/7 - Wakil Gubernur Jawa Barat meninjau Gedung New Majestic Bandung, Selasa, dalam kesempatan itu pihaknya meminta agar Perusahaan Daerah Jasa dan Kepariwisataan (PD Jawi) agar tegas dalam pengelolaan bangunan heritage tersebut terkait pemberitaan alih fungsi gedung itu menjadi tempat karaoke dangdut.

"Bangunan Heritage tidak layak dijadikan tempat hiburan malam. Kita harus tegas. Apalagi jika terindikasi penyimpangan," kata Deddy Mizwar.

Pihaknya mengancam akan memutus kontrak kerja sama jika alih fungsi Gedung New Majestic Bandung benar menjadi tempat karaoke dangdut karena gedung bersejarah harus dipertahankan sebagai tempat pertunjukan seni dan budaya.

"Jika ada temuan itu (alih fungsi bangunan) tentu Pemprov Jabar tidak akan mentolerir itu, tapi jangan mendzalimi orang lain, lihat dulu fungsinya seperti apa, kalau keluar dari itu harus dibicarakan," kata dia.

Dikatakan dia, jika PD Jawi tidak bisa mengelola dengan baik Gedung New Majestic maka bukan tidak mungkin Pemprov Jabar ambil alih untuk mencari pengelola lain.

"Begini kita lihat perjanjiannya. Kalau ga sanggup seperti apa harus dipelajari. Kalau pengelola mampu, silahkan. Nanti lihat apakah mau dikembalikan atau apa, yang penting jangan sampai jadi gudang yang malah tak berfungsi," katanya.

Dalam kunjungan tersebut Wagub Jabar didampingi oleh Dirut PD Jawi Syamsudin melihat langsung bangunan tersebut.

Dalam perbincangan dengan pihak ketiga yakni PT Aksara Sentra Komunika yang melakukan kontrak dengan PD Jawi, Deddy tampak protes melihat adanya lampu disko di dalam bangunan itu.

"Itu tak etis saja, kurang pantas," kata Deddy Mizwar sambil menunjuk ke sebuah lampu disko yang ada di dalam gedung itu.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PD Jawi Heritage menambahkan pihaknya telah mengirimkan surat kepada PT Aksara Sentra Komunika terkait pemberitaan alih fungsi Gedung New Majestic.

"Sudah, sudah kita kirimkan surat ke mereka (PT Aksara Sentra Komunika). Tapi kalau melihat tadi ada indikasi ke sana (jadi tempat karaoke dangdut)," kata dia.

Menurut, indikasi dijadikan New Majestic menjadi tempat karaoke dangdut adalah adanya sebuah bar kecil di lantai atasnya.

Intinya kalau tidak untuk convention hall, function hall pertunjukkan seni budaya tak apa-apa. Tapi kalau usahanya jadi karaoke dangdut baru menyalahi," katanya.***4***

Ajat S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026