Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan membentuk dua tim untuk memudahkan pencarian seorang nelayan yang hilang setelah jatuh dari perahunya di perairan Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Masih belum ditemukan, pencarian hari keempat masih nihil," kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut AKP Anang Sonjaya saat dihubungi di Garut, Rabu.
Baca juga: Nelayan jatuh dari perahu di perairan Garut masih dicari
Ia menuturkan tim juga melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, dan lainnya, menyusuri pantai untuk mencari nelayan yang hilang itu.
Hasil pencarian darat itu, kata dia, petugas gabungan belum juga menemukan korban, M. Zet Santono (41), yang ketika itu membawa Kapal Cahaya Abadi untuk mencari ikan di perairan Garut.
"Tim bergerak menyusuri pantai mulai dari Pantai Sayang Heulang sampai Pantai Kampung Punaga, Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk," kata dia.
Koordinator Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayogo menyatakan pencarian oleh petugas gabungan belum membuahkan hasil. Korban dinyatakan masih hilang di perairan Garut.
"Nelayan Kapal Cahaya Abadi atas nama M. Zet Santono hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan," katanya.