Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto mengatakan, jumlah peserta transmigrasi di Kabupaten Cirebon, merupakan terbanyak se-Indonesia. Oleh karena itu, sebelum dilakukan pemberangkatan, juga sudah dicek semua kesiapannya.

Mereka kata Novi, telah mendapatkan pelatihan terlebih dahulu, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. "Ada pelatihannya terlebih dahulu sebelum kami berangkatkan," katanya.

Baca juga: Penyaluran BLT BBM di Cirebon dipastikan tepat sasaran

Novi menambahkan, fasilitas yang didapatkan oleh peserta transmigrasi yaitu tambak seluas setengah hektare, rumah dan pekarangan seluas 250 meter, lahan kosong dan fasilitas hidup selama satu tahun.

Menurut Novi, program transmigrasi kali ini, berbeda dengan sebelumnya, karena semua kebutuhan baik itu untuk kehidupan ataupun administrasi, sudah difasilitasi oleh pemerintah.

"Kami pastikan semua sudah siap, tinggal berangkat. Bahkan sekarang berangkatnya bukan dengan kapal laut, tapi menggunakan pesawat," katanya.

Pewarta: Khaerul Izan
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026