Baca juga: Bupati Bogor imbau warga waspada karena kasus COVID-19 tembus 339 per hari
Dia mengatakan sejauh ini, SBR juga mendapatkan informasi tercepat mengenai perubahan aturan aktivitas masyarakat saat Pandemi COVID-19, seperti level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pengalaman
Siska menuturkan pengalaman SBR menangani tenaga pendidik hingga siswa yang terpapar COVID-19 justru dari luar sekolah membuat pembelajaran untuk mengedukasi semua komponen komunitas SBR supaya memiliki rasa tanggung jawab yang sama bahwa bukan hanya beban satu komponen tetapi bersama-sama menjaga protokol kesehatan.
Hal itu membuat SBR segera berkolaborasi dengan Satgas COVID-19 Kota Bogor maupun rumah sakit (RS) terdekat di sekitarnya, sehingga ketika membutuhkan bantuan yang mendesak untuk penanganan pasien positif COVID-19 segera bisa tertangani secara medis.
"Itu berjalan sejak 2020 sampai hari ini, sampai kerjasamanya bukan hanya untuk mengobati atau memberikan isolasi kepada yang terpapar, tetapi untuk penanganan-penanganan seperti vaksinasi," katanya.
