ANTARAJAWABARAT.com,16/8 - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melakukan pengasapan (fogging) untuk pencegahan penyebaran virus Chikungunya pada warga Kampung Cibolang RT 03/08, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa.
Pengasapan itu dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) karena sebelumnya di kawasan tersebut, terdapat 47 warga terserang nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albapictus yang membawa virus Chikungunya, kata Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Bandung, Vini Adiani Dewi, Selasa.
Menurut dia, gejala utama demam mendadak ini membuat masyarakat panik karena ditandai bintik-bintik kemerahan, nyeri sendi terutama sendi lutut dan pergelangan kaki sehingga orang tersebut tidak dapat berjalan untuk sementara waktu.
Vini Adiani Dewi mengatakan, pengasapan itu dilakukan untuk mencegah menyebarnya nyamuk pembawa virus chikungunya semakin merajalela termasuk virus lainnya yang dibawa nyamuk. Pada kesempatan itu, pihaknya mengerahkan enam alat.
"Kami juga melakukan pengasapang di RW 06 Desa Pamekaran Kecamatan Soreang karena diduga warga terserang wabah chikungunya," kata Vini kepada wartawan.
Secara kasat mata, menurut Vini, warga dengan gejala tersebut bisa dikategorikan seperti terkena chikungunya. Namun, untuk lebih pastinya harus menunggu uji sampel darah warga dari lab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
"Apapun itu, harus di uji lab kebenarannya barulah bisa dikatakan chikungunya. Kalau belum, ya harus dikatakan dugaan," katanya sambil menambahkan di beberapa lokasi pengasapan sudah dilakukan untuk mencegah nyamuk pembawa virus menyerang manusia.
Sementara itu, Ketua RT 03 Kampung Cibolang, Awang Kurniawan mengaku, senang dengan adanya pengasapan yang dilakukan Dinkes Kabupaten Bandung. Pasalnya, telah sejak lama warga menginginkan hal itu.
Sehari sebelum pengasapan itu, sambung Awang, bertambah lagi warga yang terserang chikungunya sebanyak 5 orang.
Jika, pengasapan itu ditunda, kata Awang, pasti jumlah korban makin bertambah.
Sebelumnya, Virus chikungunya yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albapictus melumpuhkan 47 warga Kampung Cibolang RT 03/08, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.
Sebelum menyerang kampung tersebut, setidaknya sebanyak 100 orang terkena virus chikungunya di kampung Sukarame RW 09 Desa Cingcin Kecamatan Soreang sebulan lalu. Namun, penyakit yang rutin ini terjadi tiap tahun, kini pertama kali dirasakan warga kampung Cibolang.***4***
Hedi A
