Bandung, 26/4 (ANTARA) - DPRD Provinsi Jawa Barat, menilai kinerja Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pada tahun 2010 masih dianggap belum optimal.

"Kami menyimpulkan, kinerja gubernur 2010 belum optimal. Hal ini didasarkan atas berbagai indikator yang ada," kata Ketua Pansus LKPj Selly Gantina, di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro No22 Bandung, Selasa malam.

Selly menjelaskan, indikator yang ada ialah tidak tercapainya target 2010 yang terumuskan pada RPJMD dan RKPDN terutama terkait IPM. Janji Gubernur yang tertuang pada RPJMD sebagian belum terealisasikan.

Ia mengatakan, ada tujuh point dari 14 rekomendasi yang disampaikan pada LKPj 2009 yang masih perlu ditindaklanjuti diantaranya pertembuhan peningkatan IPM pada 2010 lebih rendah dari tahun 2009.

"Persoalan dari tahun-ketahun yang belum terselesaikan antaralain masalah aset. Perencanaan yang tidak akurat dalam menetapkan target pendapatan," ujar Selly.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil kajian pansus, bahwa tidak tercapainya terget IPM pada tahun 2010 seperti disebabkan penetapan target IPM belum disesuaikan dengan pencapaian dan kondisi riil pada tahun sebelumnya yang terlalu tinggi.

Untuk itu, lanjut Selly, sesuai dengan amanah PP 64 Tahun 2010 tentang perencanaan pembangunan daerah dan sekepahaman bersama antara pemerintah daerah dan DPRD telah dilakukan revisi RPJMD tahun 2010-2013 yang akan menjadi acuan pada tahun berikutnya.

Sementara itu, sebelum pembacaan diselesaikan, anggota DPRD Jabar dari Fraksi PAN Buyung Iksal melakukan interupsi.

Menurut dia, pada LKPj ini pansus idealnya menyebutkan capaian-capaian yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jabar.

"Ada banyak presatasi pemerintah provinsi yang tentunya harus kita apresiasi. Idealnya, prestasi capaian kinerja harus turut dilaporkan pansus," katanya.***3***

Ajat S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026