Bandung, 7/2 (ANTARA) - PTKA akan mengoperasikan KA Harina Pagi rute Bandung - Cikampek - Semarang mulai Sabtu (12/2) untuk melayani permintaan penumpang pada siang hari di jalur itu.
"KA Harina Pagi akan dioperasikan mulai Sabtu nanti, berangkat dari Stasiun Bandung pukul 07.30 WIB," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno di Bandung, Senin.
Pengoperasian KA jarak menengah itu dilakukan setelah melakukan kajian pasar di jalur itu yang mengharapkan adanya layanan pada siang hari. Selama ini jalur Bandung - Semarang dan sebaliknya dilayani hanya dengan KA Harina Malam yang diberangkatkan dari kedua kota itu pada pukul 20.30 WIB.
Rencananya, rangkaian KA Harina pagi terdiri dari empat KA eksekutif, dua kelas bisnis serta kereta barang dan restorasi masing-masing satu kereta.
Sedangkan tarif KA Harina pagi sama menggunakan tarif KA Harina Malam yakni untuk kereta eksekutif tarif batas bawah Rp140.000 dan batas atas Rp170.000. Sedangkan kelas bisnis antara Rp110.000 hingga batas atas Rp140.000.
Pengoperasian KA jarak menengah yang berangkat pagi dan malam hari itu sama dengan layanan jalur Bandung - Solo yang dilayani KA Lodaya pagi dan Lodaya malam.
Namun pengoperasian KA Harina Pagi memakan "tumbal," karena pada hari yang sama PTKA juga menghentikan jadwal operasional KA Argo Parahyangan 7063 dan 7064. Kedua KA itu untuk masing-masing pemberangkatan 08.45 WIB dari Bandung dan 13.30 WIB dari Stasiun Gambir Jakarta.
Sebelumnya pada 1 Februari 2011, PTKA juga menghentikan empat jadwal perjalanan KA Argoparahuangan yakni nomor KA 7065, 7066, 7067 dan 7068.
Dengan penghentian enam jadwal perjalanan itu, maka saat ini KA Argo Parahyangan tinggal menyisakan 12 jadwal perjalanan.
KA Argo Parahyangan atau "Argopar" okupansinya masih di bawah harapan, meski demikian PTKA Daop II Bandung belum lempar handuk, meski sebelumnya telah melebur KA Argo Gede dan KA Parahyangan menjadi KA Argo Parahyangan.
"Kami telah melakukan kajian, untuk melintas rute lain selain di Stasiun Gambir, mungkin ke depan bisa melingkar dari Stasiun Manggarai ke Pasar Senen atau lewat Tanah Abang," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan.
Syarif A
