Ketua RT setempat, Ocha Saragalih (38), di lokasi penemuan bunga bangkai, Rabu, mengatakan keberadaan bunga tersebut kali pertama ditemukan warga saat menggelar kerja bakti pada Minggu (10/10).
"Tidak sengaja ditemukan di tempat semak-semak saat warga kerjabakti mebersihkan lapangan menemukan bunga yang aneh," kata Ocha.
Bunga bangkai tersebut, kata Ocha, tingginya sekitar 1,5 meter berikut bunganya masih dalam keadaan kuncup.
"Memang kondisinya belum mekar, takut keadaannya rusak warga membatasinya dengan pagar," kata Ocha mengaku baru pertama melihat langsung bunga tersebut.
Saat pertama ditemukan, warga setempat tidak percaya bunga bangkai bisa tumbuh di Tasikmalaya, bahkan ketidak percayaan itu muncul ketika bunga tersebut tidak menimbulkan bau seperti informasi yang didapatkan warga.
Namun karena bunga tersebut membuat curiga warga, kata Ocha, warga yang penasaran berupaya mencari tahu ciri-ciri bunga bangkai dengan mengakses "internet".
Keterangan di "internet" berikut dengan gambarnya, kata Ocha, ternyata mirip dengan bunga yang ditemukan warga di lapangan.
"Warga akhirnya percaya dan memberikan keterangan memasang plang nama berikut fotonya yang dipasang di sekitar bunga itu," jelasnya.
Sementara itu, keberadaan bunga tersebut akhirnya menjadi tontonan warga setempat yang saling berdatangan sejak kali pertama penemuan bunga tersebut.***2***
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026