“Meski ada larangan mudik, kami memastikan stok BBM dan elpiji aman, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan ini,” kata Eko Kristiawan dari Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina, dalam siaran pers yang diterima di Karawang, Senin.
Ia mengatakan, selama bulan suci Ramadhan ini Pertamina tetap mengerahkan tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri untuk memonitor penyaluran energi, agar berjalan dengan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa Bagian Barat.
Menurut dia, untuk wilayah Jawa Bagian Barat, pasokan BBM dan elpiji di wilayah Jabodetabek disalurkan dari Integrated Terminal Jakarta.
Kemudian untuk wilayah Banten berada di Fuel Terminal Tanjung Gerem dan elpiji Terminal Tanjung Sekong.
Sedangkan untuk di wilayah Jawa Barat berada di Fuel Terminal Ujung Berung, Fuel Terminal Cikampek, Fuel Terminal Padalarang, Fuel Terminal Tasikmalaya, Integrated Terminal Balongan, dan Fasilitas LPG Cirebon.
Sementara untuk pasokan avtur disalurkan dari Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Soekarno Hatta, DPPU Halim Perdanakusuma, DPPU Pondok Cabe, DPPU Kertajati Majalengka dan DPPU Husein Satranegara.
Eko menambahkan, Pertamina juga turut menyiagakan 1.538 SPBU, 141 Pertashop, 1318 agen Elpiji PSO, dan lebih dari 33 ribu pangkalan Elpiji PSO.
Baca juga: Pertamina Jabar pastikan pasokan BBM dan LPG cukup pada Ramadhan
Baca juga: Sambut bulan suci Ramadhan, begini kesiapan Pertamina amankan pasokan energi
Baca juga: Pertamina tambah 116 ribu tabung gas 3 kg untuk stok Ramadhan di Garut
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.