Ciamis, 16/5 (ANTARA) - Kondisi 23 korban selamat dari peristiwa kapal compreng tenggelam di dusun Rawa Apu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang sempat dirawat di Puskesmas Kalipucang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah membaik.

Kasubag TU Puskesmas Kalipucang, Yayat, kepada ANTARA di Ciamis, Minggu malam, mengatakan kondisi 23 orang korban kapal tenggelam yang sudah membaik itu diberi obat penawar racun air kotor.

"Mereka saat tenggelam pasti meminum air yang kotor, karena khawatir mereka keracunan air, maka kami berikan mereka obat penawar racun," katanya.

Ia menjelaskan hasil dari pemeriksaan medis, seluruh kesehatan korban tidak bermasalah, namun satu di antara mereka yakni seorang anak kecil bernama Eli (4,5), warga Anjatan Baru, Indramayu, terpaksa diberi infus untuk menjaga kondisi kesehatan.

Selain itu, seorang nahkoda kapal, Ludi (48), warga Desa Girisetra, Kecamatan Kalipucang, Ciamis, masih dirawat secara intensif di kamar rawat.

"Kondisi kesehatan nahkoda memang tidak apa-apa, tapi kami menyarankan untuk dirawat dulu, sedangkan korban lainnya sudah tidak dirawat," katanya.

Seluruh korban selamat kapal tenggelam merupakan warga Indramayu,
Jabar, namun sebagian sudah pulang dan sebagian lagi masih berada di puskesmas.

Mereka yang masih berada di puskesmas adalah mereka yang sanak saudaranya belum ditemukan pascatenggelam, Minggu pagi.

"Sebagian sudah ada yang pulang, tapi sebagian juga ada yang masih di sini menunggu kabar selanjutnya dari pencarian korban yang belum ditemukan," katanya.

Sementara itu kapal yang ditumpangi sebanyak 33 orang itu diduga tenggelam karena kelebihan muatan sehingga kehilangan kendali dan menabrak pembatas tembok bantaran Sungai Citanduy saat menuju pelabuhan Majingkak, Kalipucang, Ciamis.

Akibat peristiwa tersebut, empat orang tewas yakni Warti (45), Ratmini (50), Casminah (55) warga Karangmalang, Sukra, Indramayu dan Desem alias Desong (60) yang semuanya merupakan warga Indramayu, sedangkan tujuh korban lainnya masih dilakukan pencarian.

(U.KR-FPM/B/E011/E011) 16-05-2010 21:54:12


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026