"Kejadian ambruknya jam 09.30 pagi tadi. Untungnya tidak ada korban jiwa," kata Ketua RW 06 Riki Supriyatno (55), di lokasi kejadian, Jumat.
Riki menjelaskan, rumah yang ambruk tersebut merupakan milik Ali Suryani, H Isya Ansori, Olip Koswara, Uun, Dadang Gunawan, dan Atet Gunawan.
Menurut dia, sebelum ambruk, warga telah mengetahui adanya retakan di bagian belakang rumah tersebut.
"Kami sudah mengetahui retakan di enam rumah tersebut sejak kemarin sore (Kamis, 18/3) sekitar jam 17.00. Makanya, saya selaku Ketua RW langsung menginstruksikan untuk evakuasi," ujarnya.
Bagian rumah yang ambruk kebanyakan bagian dapur atau kamar mandi dan total retakan tanah di pinggir sungai itu mencapai 60 meter.
Menurut Riki, hal serupa pernah terjadi pada 2002, yaitu akibat tanah di pinggir sungai itu tidak kuat menahan beban.
"Tahun 2002 juga pernah terjadi tapi hanya dua rumah," katanya.
ajat
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026