Kepala Amis kecamatan Cikedung di Indramayu Umar Alamsyah Sabtu mengatakan,pada hari Jum'at sekitar pukul 15.00 WIB hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi,semua warga terlihat panik karena baru satu minggu tetangga desa kami dilanda angin puyuh.
"Bencana yang melanda tetangga desa kami terjadi pada hari Sabtu(14/11) sekurangnya kurang dari 22 rumah rusak,sedangkan yang rata dengan tanah sembilan rumah. Wajar seandainya warga desa kami merasa takut terjadi bencana serupa,"katanya.
Umar menuturkan,pukul 20.00 WIB hujan angin tersebut mulai reda. Warga bersyukur desanya selamat dari bencana angin puyuh tersebut.
Ia mengimbau semua warga untuk selalu waspada,karena musim hujan baru memasuki tahap awal.
Sementara itu Tarno seorang warga desa Amis mengakui,kejadian hujan disertai angin kencang memang sangat menakutkan,karena tetangga desanya yaitu desa Suka Slamet baru terjadi bencana angin puyuh.
"Hujan angin yang terjadi sore tadi benar-benar membuat warga merasa takut,selain anginnya kencang hujan cukup deras,kami khawatir kejadian serupa menimpa desa Amis,"ujarnya.
Tarno menambahkan,setelah hujan reda warga baru merasa tenang,namun angin masih bertiup kencang,mudah-mudah hujan angin tersebut tidak terulang kembali.
Drs,Supardi MM camat Cikedung mengakui,hujan angin yang terjadi pada hari Jum'at(20/11) membuat warga merasa was-was,khawatir terjadi angin puyuh yang merusak rumah penduduk. Kejadian angin puyuh tersebut pernah melanda tetangga desa pada minggu kemarin.
"Kami menghimbau semua warga selalu waspada,barangkali terjadi musibah serupa,selain itu kita harus berdo'a memohon keselamatan semua warga,"ujarnya.
Sementara itu saluran air hujan terlihat meluap namun masih lancar,karena sebelum musim hujan saluran air tersebut sudah dibersihkan secara gotong royong oleh warga,.***3***
Enjang Solihin
(T.PSO-061/C/Y003/Y003) 21-11-2009 09:57:20
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026