Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat, menerjunkan 1.002 petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP untuk melakukan pengamanan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2023 di daerah ini.

"Petugas gabungan ini kami sebar untuk memberikan jaminan rasa aman bagi seluruh masyarakat, terutama di desa yang akan melaksanakan pilkades," kata Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto di Majalengka, Jumat.

Baca juga: Polres Majalengka bekuk 4 penipuan perjalanan umrah

Indra mengatakan petugas gabungan yang disiagakan itu nantinya akan menjaga di setiap desa yang melaksanakan pilkades.

Ia mengatakan kekuatan personel pengamanan pilkades serentak tahun 2023 di Kabupaten Majalengka seluruhnya sebanyak 1.002 personel yang terdiri atas Polres Majalengka 618 personel, BKO Brimob Polda Jabar 120 personel, TNI Kodim 0617 Majalengka 104 personel, dan Satpol PP Kabupaten Majalengka 140 personel.

"Anggota yang ditugaskan itu merupakan bentuk kesiapan semua unsur yang terlibat dalam pengamanan pilkades di Kabupaten Majalengka pada tahun 2023," tuturnya.
Ia menambahkan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahun 2023 di Kabupaten Majalengka diselenggarakan di 23 kecamatan, 64 desa, dan diikuti 167 calon kepala desa.

Dengan Jumlah pemilih tetap, kata Indra, tercatat 196.205 orang dengan jumlah 466 tempat pemungutan suara (TPS) dan surat suara sebanyak 205.159 lembar.

Baca juga: Polres Majalengka tangkap pencuri di 5 sekolah gondol 39 komputer

ia mengakui tingkat kerawanan cukup tinggi sehingga petugas akan memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan menjaga suasana kondusif daerah.

"Kami berharap penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak tahun 2023 berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif," katanya.

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023