Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, membentuk tim patroli gabungan untuk mengantisipasi aksi tindak kejahatan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2023.

"Nantinya, tim ini akan ditempatkan di titik-titik rawan dari mulai jalur arteri hingga jalur tol," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Arif Budiman di Cirebon, Senin.

Baca juga: Polresta siapkan rekayasa lalu lintas di Pasar Tegal Gubug saat arus mudik

Arif mengatakan tim Patroli Gabungan terdiri dari gabungan antarfungsi dari mulai Satreskrim, Satnarkoba, Satsamapta Polresta Cirebon, dan lainnya.

Menurutnya tim tersebut bertugas untuk melakukan penindakan terhadap seluruh gangguan ancaman kambtibmas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2023 di wilayah Kabupaten Cirebon.

Pihaknya memastikan, tim tersebut juga tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Cirebon, tetapi para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polresta Cirebon selama masa libur Lebaran 2023.

Tim tersebut lanjut Arif dibentuk untuk memastikan Operasi Ketupat Lodaya 2023 di Kabupaten Cirebon berjalan lancar, aman, dan nyaman.

"Sehingga masyarakat maupun para pemudik merasa aman dan nyaman saat beraktivitas serta melintas di Kabupaten Cirebon," tuturnya.
Arif menambahkan fokus utama penyiagaan tim tersebut ialah saat malam hari di seluruh titik rawan termasuk jalur minim PJU maupun jalur sepi.

Sehingga para personel bakal siagakan di titik-titik tersebut dan berpatroli secara mobile berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Bahkan, pihaknya menegaskan 72 personel yang tergabung dalam Tim Patroli Gabungan Polresta Cirebon tersebut juga disiagakan selama 24 jam dan tidak ada kata lepas dinas.

Baca juga: Polresta Cirebon siapkan tolo-tolo untuk dipasang di jalur mudik pantura

"Tim ini melekat di rest area maupun di titik-titik yang diindikasi sebagai potensi ancaman dan kerawanan untuk lebih memberikan rasa aman serta nyaman," ujarnya.

Arif memastikan tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan kriminalitas dan akan memberikan tindakan tegas terhadap aksi-aksi premanisme.

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023