Warga bergotong royong membantu seorang pengamen yang sakit lumpuh bertahun-tahun yang tinggal di rumahnya Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat agar mendapatkan pelayanan medis agar kembali sembuh.

"Alhamdulillah sekarang banyak yang bantu dan dibawa ke rumah sakit untuk diobati," kata pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Jayawaras Anggit saat menjenguk ibu pengamen yang sakit lumpuh di Kampung Peses, Kelurahan Jayawaras, Senin.

Ia menuturkan warga yang sakit lumpuh Aan Supartini (45) merupakan perempuan yang tinggal di rumah kecil tanpa kamar mandi di sekitar bantaran rel kereta api yang sudah tidak beroperasi.

Seorang ibu malang itu, kata dia, sebelumnya menempati rumah yang kondisinya tidak layak huni, bahkan di dalam rumahnya memprihatinkan hingga akhirnya warga sekitar dan para penerima PKH bergerak untuk membantunya.

"Jadi di sini ibu-ibu PKH dan warga bergerak membantu ibu yang sakit ini, termasuk membantu memperbaiki rumah," kata Anggit.

Ia menyampaikan, saat ini warga dan jajaran instansi dari Kejaksaan Negeri Garut, Kelurahan Jayawaras dan Puskesmas bergerak bersama membantu pengobatan ibu yang sudah lumpuh itu.

Selanjutnya, kata dia, Aan dibawa oleh petugas kesehatan didampingi dari perwakilan Kejari Garut ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis.

"Alhamdulillah juga Ibu Aan sekarang menjalani pengobatan, mudah-mudahan bisa sehat kembali," katanya.

Adanya seorang ibu yang lumpuh dan anaknya mengalami gangguan jiwa itu mendapatkan perhatian dari Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi untuk ikut membantu meringankan beban hidupnya.

"Kami datang ke sini karena ikut prihatin dan ingin membantu. Sebelumnya kami juga sudah datang dan membawa Bu Aan ke rumah sakit," kata Sugeng.

Ia menyampaikan setelah dibawa ke rumah sakit oleh dokter dipastikan sudah lebih baik kemudian diperbolehkan pulang dan diharuskan rawat jalan.

Ia berharap kondisi warga kurang mampu itu kembali sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa untuk menjalani hidup yang lebih baik.

"Bu Aan sekarang berobat jalan dan anaknya akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dirawat," kata Sugeng.

Baca juga: Polisi Karawang tangkap pengamen pembunuh temannya


 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020