Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan, partisipasi peserta dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 cukup tinggi dari berbagai kalangan masyarakat dan profesi, bahkan dalam satu desa ada yang lebih dari lima orang.

"Antusias masyarakat cukup tinggi untuk ikuti Pilkades serentak tahun ini," kata Sekretaris DPMD Kabupaten Garut, Asep Jaelani kepada wartawan di Garut, Jumat.

Ia menuturkan, pada 5 November 2019 sebanyak 141 desa tersebar di seluruh kecamatan, Kabupaten Garut, akan melaksanakan Pilkades serentak.

Panitia pemilihan tingkat desa, kata dia, sudah melakukan proses pelaksanaan Pilkades, termasuk membuka pendaftaran bakal calon Pilkades  yang terbuka secara umum.

"Para peminat yang ikut Pilkades saat ini tidak lagi berasal dari sosok yang memiliki ketokohan di desa, namun lebih dari itu," katanya.

Ia menyebutkan, kalangan bakal calon dalam Pilkades itu di antaranya dari pensiunan PNS, seperti mantan camat, pengusaha, wartawan bahkan dari kalangan pensiunan TNI pangkat Letkol juga ada.

"Para bakal calon itu ada yang dari mantan camat, bahkan berpangkat Letkol juga ada," katanya.

Menurut dia, posisi jabatan kepala desa itu memiliki daya tarik sehingga diminati masyarakat untuk meraihnya karena ada dukungan anggaran untuk membangun desa.

Pemerintah desa, kata dia, saat ini mendapatkan banyak perhatian dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten yang mengalokasikan anggaran untuk pembangunan desa.

"Sekarang ini desa punya regulasi yang jelas, aturan anggaran dari pusat, provinsi dan kabupaten semakin besar," katanya.

Ia menambahkan, selain memiliki daya tarik untuk membangun desa, jabatan kepala desa juga mendapatkan gaji setiap bulannya yang cukup ideal dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

"Penghasilan perangkat desa saat ini bisa sejajar dengan PNS golongan 2A berkisar Rp2 juta lebih per bulan, apalagi untuk kepala desa bisa mencapai Rp3 juta lebih," katanya.

Baca juga: Pemkab Garut anggarkan Rp4 miliar untuk pilkades serentak

Baca juga: Pemkab Garut antisipasi konflik antarwarga saat pilkades serentak




 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019