Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berupaya meningkatkan literasi bagi warganya, dengan mendirikan sudut baca, agar bisa menyaring informasi yang didapat.

"Kita memang mempunyai beberapa program untuk meningkatkan minat baca, salah satunya mendirikan sudut baca di setiap RW," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon, Jaja Sulaeman di Cirebon, Kamis.

Jaja menambahkan sarana dan prasarana bisa meningkatkan minat baca masyarakat, selain itu juga diharapkan menjadi budaya, untuk itu sudut baca perlu terus dibenahi.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memiliki perpustakaan keliling yang bisa menjangkau setiap masyarakat dan ini diberlakukan bergiliran.

"Perpustakaan keliling kita baru ada dua unit mobil, dan kami jadwalkan agar bisa menyentuh semua warga," tambahnya.

Dengan tingginya minat baca, kata Jaja diharapkan masyarakat mampu mengetahui informasi yang tepat dan juga bisa menyaring mana berita yang benar dan hoaks.

Mengingat sekarang ini banyak sekali informasi bersebaran terutama di media sosial, dimana ketika tidak cerdas maka akan menelan mentah-mentah informasi yang belum tentu benarnya.

"Isu hoks sekarang gencar dan ini harus cerdas dalam membaca berita yang meresahkan, karena orang-orang yang mampu memahami juga akan mampu menangkal," ujarnya.

Gerakan literasi yang berada di Kota Cirebon, lanjut Jaja intinya adalah mencerdaskan masyarakat, agar bisa membedakan mana yang benar dan mana yang berita bohong.

"Pendidikan anti hoks memang harus ditingkatkan. Harus mampu berfikir kritis dan logis, untuk memulai membaca," katanya.

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019