Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah harian berkapasitas sekitar 600 ton guna mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan tawaran bantuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengentaskan permasalahan sampah.

 

“Tadi alhamdulillah saya dapat tawaran dari Pak Sekjen Kemendagri akan membuat pengolahan sampah khusus untuk Bandung area atau Kabupaten Bandung saja dengan minimal kapasitas 600 ton per hari,” katanya.

Ia menyebut bahwa produksi sampah di Kabupaten Bandung tercatat mencapai sekitar 1.800 ton per hari, sementara kapasitas pengolahan yang tersedia saat ini baru sekitar 620 ton per hari.

Kondisi tersebut menyebabkan masih terdapat lebih dari 1.000 ton sampah per hari yang belum tertangani secara optimal setiap harinya.

Menurut dia, penguatan sistem pengolahan menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA Sarimukti yang selama ini menjadi lokasi pembuangan utama.

"Memang kalau kita berbicara masalah jumlah produksi per hari kan 1.800 ton per hari. Yang baru diselesaikan ini kan 620 ton-an. Ini masih menyelesaikan sekitar 1.200 ton lagi lah. Kita akan upayakan terus," tambahnya.

Pemerintah daerah saat ini juga mendorong pengelolaan sampah dari tingkat hulu melalui penguatan peran desa dan wilayah.

Ia menyebut bahwa strategi pengelolaan berbasis desa diharapkan mampu menekan volume sampah sejak awal sebelum masuk ke sistem pengangkutan dan pembuangan akhir.

“Nanti kita fungsikan tiap-tiap desa. Ini kan sudah kita buatkan instruksi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyebut saat ini juga belum menetapkan status darurat sampah, tetapi lebih menitikberatkan pada penguatan sistem pengelolaan dari hulu hingga hilir sebagai langkah jangka panjang.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Bandung menargetkan terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan guna mengurangi tekanan terhadap TPA Sarimukti.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026