Sumedang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mencatat tren peningkatan positif partisipasi donor darah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat di kalangan generasi muda.

Humas Unit Donor Darah PMI Sumedang Deni Masdianto mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah pendonor yang datang langsung ke unit donor darah maupun melalui layanan keliling di berbagai wilayah.

“Sudah mulai ada tren positif, terutama di kalangan pemuda, pemuda saat ini mulai lebih sadar untuk donor darah,” ujarnya di Sumedang, Rabu.

Pihaknya mencatat ada 2.000 lebih kantong darah dari kalangan anak muda, terutama mahasiswa, dari 4.000 kantong darah yang terhimpun dalam periode Januari hingga April 2026.

Ia menjelaskan penguatan partisipasi ini juga tidak lepas dari optimalisasi layanan PMI sebagai bagian dari pelayanan sosial kemanusiaan yang terus diperluas melalui pendekatan jemput bola.

Menurut, PMI Sumedang juga menguatkan kerja sama dengan sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi, untuk menjangkau pendonor muda secara lebih efektif.

Sejumlah kampus seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menjadi mitra rutin kegiatan donor darah.

“Salah satu lokasi yang menyumbang donatur kantong darah terbesar di kampus, karena sudah sering bermitra, tempat kalau di kampus biasanya lebih mudah diatur dibanding sekolah,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan di lingkungan kampus dinilai lebih efektif karena dapat menyesuaikan kalender akademik sehingga tidak mengganggu aktivitas perkuliahan, namun tetap mampu meningkatkan partisipasi secara signifikan.

Berdasarkan data PMI Sumedang, sedikitnya lima kecamatan tercatat memiliki tingkat partisipasi donor darah tertinggi, yakni Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari, Cisitu, dan Surian, sementara kecamatan lainnya masih terus menjadi sasaran penguatan sosialisasi dan kegiatan donor darah secara berkala.

Deni menyebut keterlibatan kalangan muda dari kampus menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas stok darah di Sumedang yang terus dibutuhkan fasilitas layanan kesehatan.

PMI Sumedang berharap sinergi dengan institusi pendidikan dan masyarakat dapat terus diperluas agar ketersediaan darah tetap terjaga secara berkelanjutan dan mampu memenuhi kebutuhan secara konsisten di daerah.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026