Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat memfokuskan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) untuk membantu penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati di Cirebon, Kamis, mengatakan program Genting merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda di daerah tersebut.

“Gerakan ini adalah manifestasi nyata dari rasa kemanusiaan dan kasih sayang kita terhadap masa depan anak-anak Kota Cirebon,” katanya.

Ia menegaskan stunting harus ditangani serius karena berdampak pada kondisi fisik, kecerdasan, dan daya saing anak di masa mendatang.

Menurut dia, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya pemerintah, sehingga program seperti Genting ini mulai digulirkan di Kota Cirebon.

“Penurunan stunting adalah kerja bersama. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat harus berjalan beriringan,” katanya.

Ia mengatakan upaya tersebut pun diwujudkan pula melalui penyerahan nutrisi secara simbolis kepada keluarga sasaran di RW 11 Kelurahan Kesenden, Kota Cirebon.

Pemkot Cirebon, lanjut dia, memiliki komitmen kuat dalam percepatan penurunan stunting secara holistik, integratif, dan berkualitas.

“Komitmen tersebut diperkuat melalui Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 113 Tahun 2025 sebagai landasan menggerakkan seluruh potensi daerah,” katanya.

Ia menuturkan penyaluran nutrisi dalam program Genting, menjadi langkah konkret untuk memastikan anak berisiko stunting memperoleh asupan gizi memadai.

Farida juga mengingatkan agar bantuan tersebut dikonsumsi anak sesuai kebutuhan, serta keterlibatan orang tua asuh dari berbagai unsur menjadi bukti dukungan luas terhadap program Genting.

Selain itu, pihaknya mencatat angka stunting di Kota Cirebon kini turun menjadi 14,9 persen dari sebelumnya 19,9 persen.

“Kolaborasi yang terbangun dapat mempercepat penurunan stunting secara signifikan dan berkelanjutan di Kota Cirebon,” ucap dia.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026