Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, mencatat sebanyak 604 calon siswa (casis) telah mendapatkan verifikasi dan memperoleh nomor ujian dalam proses rekrutmen Polri 2026.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono di Bandung, Selasa, mengatakan total 604 casis tersebut akan mengikuti rangkaian tahapan seleksi, diawali dengan apel pagi sebagai bagian dari pembinaan awal.
“Pada kesempatan kali ini, sebanyak 604 calon siswa telah terverifikasi dan akan mengikuti seluruh tahapan seleksi rekrutmen Polri tahun ini,” katanya.
Adapun rincian casis terdiri atas 44 peserta jalur Akademi Kepolisian (Akpol), 479 peserta Bintara Polisi Tugas Umum Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (PTU SPKT), 50 peserta Bintara Intelijen, 5 peserta Bakomsus, 4 peserta Polair, serta 22 peserta Tamtama.
Ia menuturkan proses seleksi Polri mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sehingga para peserta diminta untuk mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh.
“Saya harap seluruh casis dapat mengikuti setiap tahapan dengan serius dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara instan.
“Tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam rekrutmen Polri. Percayalah pada usaha dan kemampuan diri sendiri,” katanya.
Dengan total 604 peserta, Polresta Bandung berkomitmen mengawal proses seleksi secara objektif dan profesional guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026