Cianjur (ANTARA) - Pantai selatan Cianjur, Jawa Barat, masih ramai dikunjungi wisatawan pada hari terakhir libur lebaran, tercatat jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang di sejumlah pantai di Kecamatan Cidaun, Minggu.

Camat Cidaun Gagan Rusganda saat dihubungi Minggu, mengatakan meski jumlahnya menurun dibandingkan dua hari terakhir, namun pengujung masih terlihat padat seperti di Pantai Jayanti, Cemara dan Ciujung.

Pengunjung yang datang didominasi wisatawan lokal dan luar Cianjur seperti Bandung, Garut dan pemudik yang hendak kembali ke perantauan, dimana angka kunjungan sudah terlihat sejak pagi hingga Minggu petang.

"Tingkat kunjungan masih tinggi namun tidak setinggi dua hari yang lalu, di mana di masing-masing pantai tercatat angka kunjungan lebih dari 2.000 orang salah satunya di Pantai Cemara," katanya.

Seiring masih tingginya angka kunjungan di hari terakhir libur panjang lebaran, membuat pihaknya bersama petugas gabungan melakukan patroli di sepanjang pantai guna mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai untuk berenang.

Petugas menggunakan pengeras suara meminta wisatawan yang berenang untuk segera menepi karena cuaca buruk kerap terjadi terutama petang sehingga gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat mengancam keselamatan wisatawan.

Pihaknya mencatat selama libur panjang hari raya, tidak ada kecelakaan laut yang menimpa wisatawan karena patroli bersama terus digencarkan guna mengantisipasi wisatawan yang melanggar larangan untuk berenang.

"Selama libur panjang lebaran tingginya angka kunjungan tidak menyebabkan kecelakaan laut karena pengelola dan petugas gabungan rutin melakukan patroli di sepanjang pantai selatan," katanya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Cidamar Bely, mengatakan pada hari terakhir libur lebaran angka kunjungan ke pantai selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Cidaun mencapai ribuan orang didominasi wisatawan lokal dan luar Cianjur serta pemudik.

"Hingga siang jumlah kunjungan mencapai 1.500 orang pada hari terakhir libur Lebaran, dimana sebagian besar memadati Pantai Cemara, Jatanti dan Ciujung, dibandingkan tahun lalu angkanya mengalami peningkatan sekitar 20 persen," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026