Bandung (ANTARA) - Sebanyak 56 masjid Muhammadiyah di Kota Bandung siap menggelar Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3) Yang dijadwalkan dimulai pukul 06.15 WIB dan diperkirakan akan diikuti ribuan jemaah di berbagai titik.

Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat Didik Dahlan mengatakan, puluhan masjid tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kota Bandung dan telah siap menyelenggarakan Shalat Idul Fitri secara serentak.

“Kalau di Kota Bandung saja, saya mencatat ada sekitar 56 masjid,” kata Didik di Bandung, Kamis.

Ia menjelaskan, khusus di Masjid Raya Mujahidin, pelaksanaan Shalat Idul Fitri tidak dilakukan di dalam masjid, melainkan di Lapangan GOR Lodaya yang berada di seberang lokasi masjid.

Menurutnya, pemindahan lokasi tersebut dilakukan untuk menampung jumlah jemaah yang diperkirakan 7.000 orang akan hadir mengikuti Shalat Id di lokasi tersebut.

“Untuk Mujahidin sendiri dilaksanakan di Lapangan Lodaya. Imam dan khatibnya adalah Prof. Dr. Hilam Latif, mantan Dirjen Haji,” ujarnya.

Didik mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan salat Id agar datang lebih awal guna menghindari kepadatan serta mendapatkan tempat yang layak.

Ia menyarankan jemaah sudah berada di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB hingga paling lambat pukul 06.00 WIB, mengingat salat akan dimulai setelah waktu duha sekitar pukul 06.15 WIB.

Sementara itu, Polrestabes Bandung juga telah menyiapkan pengamanan untuk memastikan pelaksanaan Shalat Idul berjalan aman dan kondusif di seluruh wilayah Kota Bandung.

Wakapolrestabes Bandung AKBP Dedi Wahyudi menyebutkan sebanyak 1.627 personel disiagakan untuk mengamankan rangkaian kegiatan menjelang dan saat Hari Raya Idul Fitri.

Ia menambahkan, pengamanan difokuskan di sejumlah titik, termasuk 13 masjid Muhammadiyah yang melaksanakan Shalat Idul Fitri lebih awal di Kota Bandung.



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026