Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan empat posko siaga bencana yang dilengkapi personel dan peralatan khusus untuk penanganan cepat apabila terjadi bencana alam selama pengamanan Lebaran.
"Kita ada empat titik yang disiapkan di situ, ada tim terpadu ya, kerja sama antara BPPD, Damkar, dan juga PUPR Jawa Barat," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, Pemkab Garut sudah melakukan persiapan antisipasi yang tidak hanya fokus menjaga kelancaran lalu lintas, tapi juga terhadap potensi bencana alam yang kemungkinan terjadi di Garut saat momentum Lebaran.
Langkah antisipasinya dengan menyiapkan posko terpadu atau posko gabungan yang di dalamnya terdapat tim penanganan bencana alam dengan lokasi posko di Pameungpeuk dan Cisewu di wilayah selatan Garut, kemudian Garut Kota, dan Limbangan untuk mengatasi wilayah utara.
"Jadi kalau (terjadi bencana), semoga tidak terjadi, kalau ada apa-apa itu mereka bisa lebih cepat, karena lokasinya sudah dekat ke lokasi," katanya.
Ia menyampaikan, posko yang disiapkan itu sudah disiagakan personel gabungan, termasuk ada tim kesehatan yang siap melakukan penanganan awal apabila ada yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Selanjutnya, kata dia, ada sejumlah kendaraan alat berat untuk membantu proses percepat membersihkan material longsoran tanah apabila ada longsor menutup jalan atau berdampak pada aktivitas manusia.
"Alat berat juga ada, sudah disiapkan," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail menambahkan, alat berat disiagakan di sejumlah titik jalur mudik hingga wisata yang ada di Garut.
Alat berat tersebut, kata dia, untuk proses penanganan bencana alam seperti longsor yang menutup jalur mudik, maupun akses masyarakat agar bisa lebih cepat dibersihkannya.
"Kami menyiagakan alat berat 24 jam untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam di jalur mudik dan wisata," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026