Garut (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sebesar Rp480 juta untuk menggelar Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 yang diselenggarakan selama satu hari dalam rangka memberikan hiburan rakyat, menjaga kelestarian budaya dan mempromosikan pariwisata.

"Dari kebutuhan Rp750 juta kami hanya menyediakan sekitar Rp480 jutaan, sisanya 'support' dari kementerian, dari teman-teman BJB, swasta, dari perusahaan-perusahaan, meskipun tidak dalam bentuk uang langsung," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika kepada wartawan di Garut, Kamis.

Ia menuturkan tahap persiapan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 totalnya sebesar Rp1,1 miliar, namun karena ada efisiensi anggaran yang akhirnya diminimalkan sebesar Rp750 juta.

Dengan adanya anggaran yang terbatas itu, kata dia, maka pihaknya mengalami kesulitan untuk menyelenggarakan Gebyar Pesona Budaya Garut sehingga persoalan tersebut disampaikan ke Kementerian Pariwisata untuk bisa mendapatkan dukungan.

"Kalau hitungan kita, target ini, kalau hitungan maksimal itu bisa sampai Rp1,1 miliar, kemarin kita efisienkan segala macam, nah ini kurang lebih di angka Rp750 jutaan," katanya.

Namun kebutuhan anggaran sebesar itu, kata Beni, tidak semuanya dialokasikan anggarannya dari APBD Kabupaten Garut, pihaknya hanya mampu secara murni menyiapkan anggarannya sebesar Rp480 jutaan, selebihnya dukungan dari sponsor.

Kegiatan tersebut, kata dia, mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata kemudian dari perusahaan di Kabupaten Garut, termasuk Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang berkontribusi agar kegiatan tersebut bisa terlaksana.

"Alhamdulillah aman, mudah-mudahan, jadi artinya kita banyak di-'support' terus terang oleh rekan-rekan pengusaha yang ada di kita, termasuk hotel," katanya.

Ia menyampaikan Gebyar Pesona Budaya Garut itu akan menampilkan berbagai kesenian daerah dengan menggelar karnaval maupun pertunjukan yang digelar seharian di kawasan perkotaan Garut pada 25 April 2026.

Ia menyebutkan ada 65 peserta karnaval dari berbagai daerah Garut, termasuk juga dari luar kota/kabupaten dan beberapa provinsi yang siap tampil dalam Gebyar Pesona Budaya Garut.

Tujuan kegiatan tersebut, kata dia, yakni untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan Garut, sekaligus mempromosikan sektor pariwisata Kabupaten Garut agar lebih dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

"Ini salah satu momentum yang tentu juga membuat gairah wisata Kabupaten Garut, dan tentu ini wisatawan dari luar, dan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang nanti kita akan lakukan secara simultan tiap tahun," katanya.

 

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026