Garut (ANTARA) - Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut bersama nelayan mengevakuasi jasad perempuan yang terapung di perairan Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu, yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi korban.
Kepala Satpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat nelayan yang menemukan jasad perempuan paruh baya terapung di tengah lautan, Kecamatan Cikelet, Rabu sekitar pukul 09.30 WIB.
"Mendapat laporan, anggota Satpolairud langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut," kata Aep.
Ia menuturkan, kejadian itu bermula ketika nelayan yang sedang melaut mencari ikan di sekitar Perairan Santolo melihat ada yang mengapung, setelah dilihat lebih dekat ternyata tubuh manusia.
Nelayan tersebut, kata dia, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Satpolairud Polres Garut lalu mengevakuasi jasad tersebut ke Dermaga Santolo, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikelet untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cikelet guna dilakukan pemeriksaan medis dan identifikasi," katanya.
Ia menyampaikan, hasil pemeriksaan sementara jasad tersebut diketahui bernama Asih (66) warga Kampung Gunungsulah, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Setelah memastikan identitasnya dan diakui oleh pihak keluarganya, kata dia, selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban untuk dilakukan pemakaman, sementara penyebab kematiannya masih dilakukan pendalaman.
"Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026