Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Memberamo, sedangkan berdasarkan  analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme geser naik (oblique thrust).

Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di Tor Atas, Sarmi dengan skala intensitas IV-V MMI, Sarmi timur dan pantai timur bagian barat, Sarmi dengan skala intensitas IV MMI, Kota Sarmi dengan skala intensitas III-IV MMI dan Burmeso, Kabupaten Mamberamo Raya dirasakan II-III MMI. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.



Pewarta: Evarukdijati
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026