Peristiwa nahas yang diawali korban bermula pada Selasa (13/1) sore. Saat itu, MA dilaporkan hilang setelah terseret arus Kali Jambe ketika sedang bermain di bantaran sungai.

Menurut Erdi, korban diduga terpeleset saat bermain kayu di tepi sungai hingga terjatuh dan terbawa arus deras.

"Korban kemungkinan kehilangan keseimbangan, lalu jatuh ke sungai dan hanyut terseret derasnya arus Kali Jambe," ujarnya.

Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian sejak laporan diterima. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet dan kano, namun korban baru ditemukan beberapa hari kemudian di wilayah pesisir Muaragembong.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bocah tewas di Kali Jambe ditemukan 45 km dari titik kejadian



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026