Bandung (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menemukan Pepen Suherman (57), korban yang dilaporkan hanyut di Sungai Cihideung, Kabupaten Bandung, pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Bandung, Rabu, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 06.45 WIB di sekitar lokasi Jembatan Gantung Jaga Baya, Cimaung.

Korban berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia 5,25 kilometer dari lokasi kejadian setelah dilakukan upaya pencarian intensif selama tiga hari. 

"Selanjutnya korban segera dievakuasi dan telah dipastikan oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Setelah ditemukan, Tim SAR langsung melakukan proses evakuasi pada pukul 07.45 WIB dan kemudian dibawa ke rumah duka sekitar pukul 08.40 WIB untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukan korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 09.20 WIB sekaligus mengusulkan penutupan operasi SAR sehingga seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Ia menjelaskan peristiwa ini bermula ketika Kantor SAR Bandung menerima laporan dari BPBD Kabupaten Bandung pada Senin (27/4) malam. 

Korban dilaporkan hilang setelah terakhir terlihat sekitar pukul 10.00 WIB saat menuju sungai.

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri di sepanjang aliran Sungai Cihideung hingga Sungai Embung Cikalong, tetapi upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pada malam harinya, sempat beredar video di media sosial yang menunjukkan dugaan korban tenggelam di wilayah Sungai Embung Cikalong. Meski demikian, identitas korban saat itu belum dapat dipastikan.

"Berdasarkan keterangan keluarga, Pepen diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan diduga dalam kondisi kurang stabil sebelum kejadian," katanya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” katanya.
 



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026