Garut (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan menemukan seorang wanita dalam keadaan meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan hilang selama tiga hari karena terbawa arus Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Moch Adip mengatakan jenazah diketahui bernama Titi (65), warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan yang selama ini dicari setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk, Desa Cimurah, Kabupaten Garut, Senin (5/1).

"Jenazah dievakuasi ke Puskesmas Karangpawitan untuk proses identifikasi, dan berdasarkan hasil identifikasi bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang sedang dicari oleh tim SAR gabungan," katanya.

Ia menuturkan sebelumnya tim SAR gabungan disebar untuk melakukan pencarian dengan menyusuri arus sungai menggunakan perahu karet dan juga menyusuri pinggiran sungai.

Tim pencarian, kata dia, akhirnya berhasil menemukan korban, Rabu sekitar pukul 10.00 WIB dengan kondisi meninggal dunia atau berjarak sekitar 2,1 km dari lokasi kejadian awal korban hanyut.

"Selanjutnya, diserahkan ke pihak keluarga korban dan operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," katanya.

Kepala Polsek Karangpawitan AKBP Moh Duhri bersama jajarannya yang turut melakukan pencarian korban mengatakan sebelumnya operasi pencarian difokuskan di lokasi rawan, seperti area pusaran air dan bantaran sungai dengan arus tenang sampai akhirnya ditemukan di aliran Sungai Cimanuk wilayah Cinunuk, Kecamatan Wanaraja.

Ia menyampaikan kepolisian sudah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara, selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Kepolisian sebelumnya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Cimanuk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai," katanya.

Sebelumnya, korban diketahui sejumlah saksi terjatuh ke Sungai Cimanuk, kemudian terbawa arus sampai akhirnya tidak diketahui keberadaannya, dan tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian.



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026