Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut memberlakukan sistem satu arah untuk menguras arus kendaraan dari jalur wisata wilayah Kabupaten Garut menuju Bandung seiring terjadinya kepadatan pada hari libur Tahun Baru 2026, Kamis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengatakan arus kendaraan terpantau mulai ramai sejak Kamis siang yang datang dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya sehingga beberapa kali diberlakukan satu arah untuk mengurainya.

"Malam ini arus kendaraan sudah lancar, tadi Magrib sudah clear," kata Aang.

Ia menuturkan sejumlah personel gabungan dari kepolisian, TNI dan instansi lainnya melakukan pengamanan di jalur utama Bandung-Garut maupun di jalur wisata untuk kelancaran lalu lintas di hari libur tahun baru.

Kondisi lalu lintas di Garut terjadi peningkatan, terutama yang mengarah ke destinasi wisata di Garut, salah satunya Cipanas. Begitu juga sebaliknya, wisatawan yang sudah meninggalkan hotel dan objek wisata menambah kepadatan jalur menuju Bandung.

Ia menyampaikan upaya mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur wisata itu diberlakukan satu arah di titik Tarogong menuju Leles, kemudian di Kadungora menuju perbatasan Bandung.

"Jalur Kadungora dilaksanakan kegiatan one way pada Pukul 17.10-17.25 dari arah Garut menuju Bandung untuk titik pending Rumah Makan Layung Sari untuk waktu one way 15 menit," katanya.

Aang menambahkan upaya mengurai kepadatan tidak hanya di jalur provinsi dari wilayah destinasi wisata menuju Bandung, tetapi juga dilakukan di jalur nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung.

Pemberlakuan satu arah di jalur utama itu dinilai ampuh untuk mengurai kepadatan sehingga arus kendaraan tetap bergerak sehingga tidak berdiam lama karena padatnya kendaraan di jalan raya.

"Penerapan sistem one way dilakukan secara situasional mempertimbangkan kondisi di lapangan yang tujuannya untuk memperlancar pergerakan kendaraan dan keselamatan," katanya.



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026