Garut (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Garut menyampaikan jamaah haji asal Garut, Jawa Barat, dalam keadaan sehat setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji, dan saat ini bersiap kembali pulang yang dijadwalkan tiba di Indonesia pada 17 Juni 2026.

"Alhamdulillah setelah melaksanakan haji pasca Armuzna jamaah haji asal Garut alhamdulillah sehat, dan hari ini masih di Makkah, dan tanggal 8 Juni jamaah akan diberangkatkan ke Madinah," kata Kepala Kantor Kemenhaj Garut, Indra Azwar Mawardi di Garut, Sabtu.

Ia menuturkan jamaah haji dari Garut hanya satu gelombang yang berjumlah 174 orang, lima orang di antaranya sebagai petugas pendamping haji yang masuk dalam Kelompok Terbang 22 Embarkasi Kertajati.

Ia menyampaikan sejak awal pemberangkatan dari Garut pada 7 Mei 2026 berjalan lancar, kemudian penerbangan menuju Tanah Suci pada 8 Mei 2026, dan selanjutnya melaksanakan rangkaian ibadah sampai selesai.

"Seluruh rangkaian prosesi ibadah haji berjalan lancar, semuanya dalam keadaan sehat," katanya.

Ia berharap pada musim haji tahun ini tidak ada haji asal Garut yang meninggal dunia. Untuk antisipasi penanganan apabila ada haji yang sakit juga sudah disiapkan tim medis.

Selanjutnya, kata dia, untuk proses pemulangan jamaah haji dari Tanah Suci dengan penerbangan menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Ia menyampaikan pemerintah daerah sudah menyiapkan lima bus untuk penjemputan seluruh jamaah haji dari Embarkasi, Kabupaten Indramayu menuju Garut.

"Mudah-mudahan seluruh haji sehat sampai pulang ke rumahnya masing-masing dan menyandang gelar haji mabrur mabruroh," katanya.
 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026