Ciamis (ANTARA) - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyatakan jalan nasional terdampak longsor di Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mulai proses perbaikan agar bisa dilintasi kendaraan sehingga pergerakan ekonomi warga kembali normal.
"Kami berharap segera pulih agar pergerakan ekonomi warga tidak terus terganggu," kata dia saat meninjau langsung jalur nasional terdampak longsor di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku di Ciamis, Rabu.
Ia mengatakan jalur nasional itu jalan utama antar-kabupaten yang menghubungkan daerah Ciamis dan sekitarnya, seperti Majalengka, Kuningan, dan Cirebon.
Jalur itu, kata dia, tidak hanya memudahkan mobilisasi orang, tetapi juga menjadi akses perekonomian masyarakat lintas daerah itu.
"Jalan ini sangat vital, menjadi akses ekonomi yang menghubungkan Ciamis dengan sejumlah daerah, seperti Kuningan, Majalengka, hingga Cirebon," katanya.
Ia mengatakan jalur nasional terdapat Jembatan Cikaleho yang fondasinya rusak karena terus-menerus tergerus arus sungai, ditambah lagi dampak musim hujan.
Kondisi jalan tersebut, kata dia, saat ini sudah mendapatkan penanganan langsung oleh pemerintah pusat yang sedang membuat jembatan bailey atau jembatan sementara agar kendaraan bisa melewati jalur itu.
"Mudah-mudahan dalam tujuh hari ke depan jembatan bailey sudah bisa difungsikan," katanya.
Jalan terdampak longsor itu sementara ditutup dan arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari bahaya saat melintasi jalur nasional itu.
