Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung merayakan puncak Hari Jadi Kota Bandung ke-215 dengan Pawai Kendaraan Hias yang berpusat di Balai Kota dan berakhir di Lapangan Tegalega, Sabtu (25/10).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap semangat HJKB tahun ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi warga Bandung.
“Sumirat Cahaya akan menerangi Kota Bandung sebagai bentuk semangat kita untuk selalu menjadi pusat cahaya inspirasi kreatif di seluruh Indonesia,” ujar Farhan.
Sebelum pawai dimulai, Wakil Wali Kota Bandung Erwin memimpin doa bersama sebagai pembuka acara.
Berbeda dengan perayaan tahun sebelumnya, kali ini peserta pawai hanya berasal dari Kota Bandung. Pemkot memutuskan untuk tidak mengundang peserta dari luar daerah guna mengurangi potensi kemacetan yang belakangan sering terjadi di kota ini.
Pawai kendaraan hias HJKB ke-215 diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kecamatan, komunitas kreatif, hingga kelompok seni lokal.
Setiap kendaraan tampil unik dengan hiasan lampu dan berbagai bentuk artistik, seperti bangunan ikonik, macan, hingga barongsai.
Beberapa peserta juga mengenakan kostum, dari dokter, tentara, hingga karakter anime.
Tahun ini, rute pawai disusun berbeda dari tahun lalu.
Rombongan bergerak dari Balai Kota Bandung, melintasi Jl. Wastukencana – Jl. Aceh – Jl. Merdeka – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Braga – Jl. Suniaraja – Jl. Otto Iskandardinata, dan berakhir di Lapangan Tegalega.
Rangkaian acara puncak berlangsung dari pukul 11.00 hingga 21.51 WIB, sedangkan pawai kendaraan hias digelar mulai pukul 19.00 hingga 20.00 WIB.
Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah band ternama, seperti Gigi, Kuburan, Pas Band, Time Bomb, PHB, dan Pemuda Pemandu Lagu X Givani Gumilang.
Antusiasme warga tampak tinggi sepanjang jalur pawai. Mereka bersorak dan memberi dukungan kepada setiap rombongan kendaraan hias yang melintas.
Pewarta: Nasya (*)Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026