Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan efisiensi anggaran hingga Rp400 miliar di semua sektor kecuali kesehatan, sehingga pembangunan infrastruktur yang ditargetkan tuntas 3 tahun ke depan akan menjadi lebih lama.
Bupati Kabupaten Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur Senin, mengatakan efisiensi atau pengurangan anggaran dialami kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia, sebagai upaya strategi utama dalam menyiasati keterbatasan anggaran.
“Secara umum pengurangan mulai dari operasional sekitar 30-50 persen, sehingga banyak anggaran dari kegiatan yang tidak mendesak dialihkan agar sejumlah program pembangunan tetap berjalan," katanya.
Dimana salah satu program yang terkena imbas cukup besar pembangunan infrastruktur jalan yang ditargetkan tuntas di tahun 2029 kemungkinan molor atau butuh waktu lebih panjang karena pengurangan anggaran.
Sehingga pihaknya meminta masyarakat mulai dari utara hingga selatan untuk bersabar menunggu giliran perbaikan dan pembangunan jalan di wilayahnya masing-masing dengan harapan tetap dapat dilakukan secara bertahap.
“Target pembangunan jalan tidak dapat tercapai sesuai target yang sudah direncanakan karena adanya pengurangan dana transfer dari pusat, namun kami berharap dapat terus berjalan secara bertahap," katanya.
Sedangkan terkait program kesehatan menjadi skala prioritas terlebih saat ini pencapaian Universal Health Coverage (UHC) menjadi hak dasar masyarakat, sehingga tidak ada pengurangan anggaran.
“Kita tetap mempertahankan anggaran untuk kesehatan masyarakat seiring penerapan UHC Prioritas yang sudah berjalan, sehingga hanya sektor kesehatan yang tidak terkena pengurangan," katanya.
Dia menjelaskan untuk mencapai UHC prioritas, pemerintah daerah sudah menganggarkan penambahan peserta BPJS Kesehatan PBI JK atau peserta yang iuran-nya dibayarkan pemerintah sebanyak 372 ribu orang dengan anggaran Rp84 miliar.
"Saat ini dari 2,6 juta penduduk Cianjur sudah tercapai target 98,6 persen peserta BPJS Kesehatan dengan tingkat keaktifan 80 persen, sehingga UHC sudah dapat berjalan di akhir bulan September," katanya.
