Petugas PGA secara berkesinambungan terus mengingatkan tumpukan material akibat letusan gunung api tersebut menyebabkan munculnya aliran air yang sewaktu-waktu berpotensi terjadinya banjir lahar dingin.

Kondisi tersebut tidak bisa diabaikan, karena sangat rentan dan berbahaya terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. "Hal yang paling mungkin terjadi, yakni banjir lahar dingin seperti peristiwa 11 Mei 2024 yang menelan puluhan korban jiwa," ujarnya.

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PGA laporkan Gunung Marapi erupsi sekitar 47 detik

 



Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026