Sedangkan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro mengatakan melalui aliasi pertahanannya dengan AS, Australia dan Jepang, maka akan mendatangkan kemakmuran bersama bagi rakyat.
"Mereka yang paling membutuhkan kemakmuran ah mereka yang paling menjadi korban dari tindakan berlebihan China. Kami merasa bahwa kelompok ini bukanlah kelompok eksklusif melainkan inklusif, transparan berdasarkan hukum internasional," kata Menhan Gilberto.
Selanjutnya Menhan Jepang Nakatani mengungkapkan aktivitas China di Laut China Timur dan Laut China Selatan lebih provokatif dibanding sebelumnya.
Keempatnya juga sepakat untuk mendukung investasi infrastruktur pertahanan mereka yaitu bersama-sama melakukan pemasangan sistem radar pengawasan udara buatan Jepang di Pangkalan Udara Wallace, pengembangan dan integrasi sensor domain udara yang berkelanjutan oleh AS di Pusat Fusi Komando dan Kontrol Pangkalan Udara Basa dan Australia mendukung infrastruktur Angkatan Udara Filipina di Laut China Selatan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China sebut menhan AS, Jepang, Australia, Filipina sebar tuduhan palsu
