"Ada juga faktor turunan, jadi kalau memang orang tuanya itu misalnya memiliki diabetes, mereka juga pada umumnya memiliki risiko lebih besar dibandingkan orang yang tidak memiliki diabetes," kata dokter Fatih, yang praktik di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Jakarta.
"Memang ada itu diabetes itu bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Namun itu tidak terpengaruh dengan jenis kelamin, jadi maksudnya apakah dari ayah ke anak perempuan atau dari ibu ke anak laki-laki jadi dari keduanya sama saja," ia menjelaskan.
Dokter Fatih mengingatkan bahwa penyakit diabetes melitus dapat terjadi pada siapa saja dan penderitanya harus terus menjalani pengobatan untuk mengontrol kadar gula dalam darah.
"Selama gula darah terkontrol, maka penderita diabetes ini juga sebetulnya bisa hidup berdampingan dengan kualitas kehidupan yang baik tentunya," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari untuk mencegah diabetes
Pewarta: Hreeloita Dharma ShantiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026