Yolanda menekankan pentingnya bagi orang tua untuk mengenali perilaku anak dan mencari informasi sebanyak mungkin jika ada kejanggalan.
Ia mengingatkan agar orang tua tidak keliru menganggap anaknya introvert jika hanya bersikap diam, padahal mungkin ada masalah perkembangan yang perlu diatasi.
Selain perilaku mal-adaptif, Yolanda juga menyoroti pentingnya perkembangan perilaku yang normal pada anak. Perkembangan perilaku seharusnya terus berlanjut dan tidak mengalami kemunduran.
"Misalnya, tadinya anak sudah bisa menyampaikan keinginannya, tapi kok semakin ke sini dia malah sering marah-marah tanpa alasan yang jelas. Itu berarti ada sebuah kemunduran yang bisa menjadi tanda adanya sesuatu yang tidak normal atau berbeda dari yang lain," paparnya.
Yolanda menambahkan bahwa salah satu penyebab utama ledakan amarah pada anak usia dini adalah ketidakmampuan mereka untuk menyampaikan keinginan atau kebutuhan secara verbal.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terapis RSJ: Cara efektif hadapi anak tantrum
