Antarajawabarat.com, 24/11 - Kemeriahan Pasar Seni ITB yang digelar di Kampus Jalan Ganeca Kota Bandung, Minggu, membumikan budaya ramah lingkungan serta konsep sehat.
Kegiatan Pasar Seni di kampus itu dipadati oleh ribuan pengunjung baik para mahasiswa maupun masyarakat umum yang ingin melihat geliat kegiatan dan pameran yang digelar di ajang empat tahunan itu.
"Pasar Seni ITB merupakan ajang empat tahunan, dan kali ini acaranya mengusung tema sehat dan ramah lingkungan bagi peserta dan pengunjung," Kata Panitia Pasar Seni ITB 2014 Bagus Agung Nugroho.
Para pengunjung antusias mengunjungi gerai-gerai seni yang digelar di kawasan kampus itu. Selain itu juga disuguhi berbagai penampilan "art performance" dari para mahasiswa itu.
Panitia menerapkan konsep ramah lingkungan, salah satunya dengan mewajibkan setiap peserta untuk menjaga kebersihan gerainya dan tidak buang sampah sembarangan.
Selain itu juga para pengunjung diwajibkan untuk memilah sampah organik dan nonorganik ke tempat sampah yang telah disediakan.
"Semua kegiatan ini menggunakan bahan ramah lingkungan, kami tidak menggunakan bahan sterofoam untuk gerai kuliner," katanya.
Kegiatan pasar seni ITB itu diikuti oleh para mahasiswa, dosen dan juga para alumni kampus itu yang juga menampilkan ragam seni, kriya, desain serta lainnya.
Sejumlah karya terbaru dari para dosen, mahasiswa serta alumni juga dipamerkan dalam acara seni akbar di kampus itu dalam tema Karya Raya.
Sejumlah karya dipamerkan, seperti di boulevard ada patung besar dinosaurus, wahana "Tak Kenal Maka Tak Sayang", jam manusia dan lainnya. Sedangkan di aula timur ada panggung intim dari para musikus alumni ITB, serta Museum Satu yang berisi karya-karya dari bidang keilmuan ITB.
