"(suspek) Cacar monyet sekarang ada satu," kata Kepala Dinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani kepada wartawan di Garut, Senin.
Baca juga: Dinkes Garut edukasi larangan produk kental manis dianggap susu untuk balita
Ia menuturkan pasien yang diduga terjangkit cacar monyet itu sudah mendapatkan penanganan medis khusus di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.
Kondisi pasien, kata dia, menunjukkan gejala seperti terjangkit cacar monyet di antaranya demam, kemudian pembengkakan kelenjar getah bening, dan timbul cacar seperti umumnya.
"Gejalanya ke arah sana ya, ada demam di awal, kemudian tiba-tiba hari keempat muncul kayak cacar," katanya.
Ia menyampaikan pasien suspek itu berusia sekitar 30 tahun yang saat ini oleh tim medis rumah sakit masih terus diamati setiap perkembangannya, dan sedang dilakukan uji sampel di Laboratorium Kementerian Kesehatan.
Hasil laboratorium itu, kata dia, belum mendapatkan hasilnya, diperkirakan baru keluar hasil laboratorium itu kurang lebih sepekan.
"Ya, sudah dilakukan, nanti lihat hasilnya. Ini juga baru suspek, ya, belum ada hasilnya," kata Leli.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.