Banjarmasin (ANTARA) - Lima Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 selamat berkat berpegangan pada satu tabung LPG kosong ukuran tiga kilogram saat kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9) dan bertahan usai terombang-ambing sekitar sembilan jam di tengah laut, sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi kapal tunda.

Seorang ABK Akmal mengatakan dirinya bersama empat ABK lainnya menggunakan satu tabung LPG tersebut sebagai pegangan karena tidak menemukan sekoci atau rakit karet saat berada di tengah laut setelah menyelamatkan diri dari kapal.

“Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong,” kata Akmal saat ditemui usai berhasil dievakuasi dan mendarat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa.

Baca juga: 23 warga Garut jadi korban kecelakaan kapal KM Virgo: berikut daftar namanya!
Baca juga: Daftar nama korban KM Virgo asal Garut: 11 warga selamat, 1 meninggal dan 11 belum ditemukan

Akmal merupakan salah satu dari 22 korban selamat yang berhasil dievakuasi hari ini menggunakan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin, dievakuasi dari KRI Nala di lokasi, setelah sempat beberapa kali berpindah kapal sejak berhasil diselamatkan pada Minggu (13/9) pukul 10.00 WITA, sedangkan kecelakaan terjadi pada pukul 01.00 WITA.

Akmal mengatakan mereka mulai berada di laut sekitar pukul 01.00 WITA dan baru ditemukan kapal tunda sekitar pukul 10.00 WITA, sehingga harus bertahan hampir sembilan jam menghadapi gelombang besar dengan hanya berpegangan pada tabung tersebut.

Selama berada di laut, Akmal menghadapi gelombang besar yang membuat dirinya bersama empat ABK lainnya terus berusaha mempertahankan pegangan sampai pertolongan tiba.

Akmal mengatakan dirinya tidak melihat sekoci maupun rakit karet selama berada di laut, sedangkan lima orang tersebut tetap bertahan bersama hingga kapal tunda datang dan mengangkat mereka dari perairan.

“Saya kemudian melihat terdapat korban selamat dan meninggal dunia di atas kapal tunda, tetapi tidak mengetahui secara pasti kondisi para korban sebelum mereka dievakuasi dari laut,” ujarnya.

Akmal yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di KM Virgo Transport 8 dan telah bekerja di kapal tersebut sekitar tiga bulan sebelum kecelakaan terjadi.

Berikut adalah kronologi KM Virgo Transport 8 dari mulai berlayar, detik-detik kecelakaan, hingga proses evakuasi dramatis para korban selamat:

Kronologi KM Virgo Transport 8 Tenggelam



Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026