Ratusan pedagang Pasar Banjaran adukan nasib ke PDI Perjuangan Jawa Barat
Senin, 8 Mei 2023 18:27 WIB

Ratusan pedagang pasar yang tergabung dalam Keluarga Pedagang Pasar Banjaran Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengadukan nasib mereka terkait relokasi dan pembangunan pasar tersebut usai kebakaran, ke pengurus DPD PDI Perjuangan, di Kota Bandung. (ANTARA/HO-Humas PDIP Jawa Barat)
Ia mengatakan dikarenakan pemerintah tidak segera membangun kembali, maka para pedagang berswadaya sebesar membayar Rp4,5 juta di tahun 2.000 dan Rp5 juta di tahun 2.002 untuk membangun kembali dengan acuan gambar desain yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Kebakaran yang terjadi tahun 2.007 dibangun kembali pada tahun 2.010 oleh Pemda," tutur Eman.
Eman mengatakan saat ini, Pemerintah Kabupaten Bandung mempunyai program revitalisasi Pasar Banjaran, dengan diawali melakukan relokasi pedagang ke pasar baru yang akan dibangun oleh pihak ketiga, PT. Bangun Niaga Persada, dengan pola Bangun Guna Serah (BGS).
Menurut Eman, pihak Pemkab Bandung dan investor, tidak pernah melakukan sosialisasi yang jelas dan tidak pernah membahas bersama pedagang tentang relokasi tersebut.
"Sehingga beredar info bahwa kios baru tersebut akan dijual atau disewakan kepada pedangan dengan nilai Rp.20 juta per meter dan akan dibangun dengan tahapan pedagang membayar 10 persen untuk pendaftaran dan 30 persen untuk uang muka, lalu 60 persen akan diselesaikan melalui mekanisme kredit perbankan," ujar dia.