"Tujuannya adalah memberikan kenyamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas untuk seluruh masyarakat Garut maupun pendatang ke Kabupaten Garut," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro usai gelar pasukan Operasi Keselamatan Lodaya di Garut, Selasa.
Baca juga: 350 personel Polres Garut bantu bersihkan rumah dampak gempa
Ia menuturkan personel yang diturunkan tidak hanya dari kepolisian, tapi dibantu juga dari unsur petugas instansi lainnya yakni TNI, Dinas Perhubungan, dan dinas terkait lainnya yang disebar untuk mengedukasi masyarakat dalam berkendara.
Operasi itu, kata dia, berlangsung selama 14 hari sampai 7 Februari 2023 dengan tempat kegiatan operasi tersebut di wilayah perkotaan, maupun di jalur-jalur wisata yang banyak dilintasi kendaraan roda dua dan empat.
Selama operasi itu, lanjut Kapolres, hanya bersifat edukasi seperti imbauan dan mengingatkan, tidak ada sanksi tilang secara manual, melainkan tilang elektronik seperti yang sudah diinstruksikan oleh Mabes Polri.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026