"Pada momentum Hari Ibu ini, saya ingin 22 Desember ini menjadi Hari Kebangkitan Perempuan Jabar. Dan ini ditandai dengan kartu magic ini yakni Kartu Binangkit," kata Rieke Diah Pitaloka, usai berziarah ke Makam Dewi Sartika Bandung, Sabtu.
Rieke menuturkan, kartu tersebut akan diberikan kepada seluruh perempuan di Jawa Barat jika dirinya terpilih menjadi gubernur Jabar.
"Pada kartu ini ada nomor induknya dan ada chipnya, sehingga tidak akan salah sasaran bagi penerimanya," kata dia.
Menurut dia, Kartu Binangkit tersebut bisa dipergunakan bagi perempuan tidak mampu di Jabar yang ingin mengecam pendidikan dan akses kesehatan secara gratis.
"Saya yakin masih banyak di luar sana, anak petani, nelayan, atau anak yang tidak mampu yang pintar namun tidak bisa berkuliah atau mengenyam pendidikan. Karyu ini jadi solusinyan." kata dia.
Kartu tersebut, kata Rieke, akan dibiayi dari APBD Pemerintah Provinsi atau jika tidak ada dari APBD bisa menggunakan dari CSR dari perusahaan swasta yang ada.
"Saya yakin APBD kita bisa membiayainya, kalau masih kurang, saya akan mengajak pihak swasta dari CSR. Itu bisa dilakukan asal jangan ada pungli bagi pengusaha atau perusahaannya," katanya.
Ia menuturkan, melihat kondisi Jabar yang luar biasa ini, tidak ada alasan bagi warganya untuk menjadi miskin.
"Saya tidak ingin lagi mendengar kabar bahwa Jawa Barat dikenal sebagai daerah pemasok TKW ke luar negari atau IPM-nya rendah. Mari perempuan di Jabar kita bangkit dari keterpurukan, dimulai saat ini," katanya.***1***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026