"Mudah-mudahan kita bisa kendalikan kasus COVID-19, sehingga tidak lagi terjadi penutupan atau PJJ. Untuk itu kami meminta semua bisa bekerja sama dalam pencegahan penyebaran COVID-19," tuturnya.

Baca juga: Pemkot Cirebon minta sekolah atur kedatangan dan kepulangan siswa

Azis mengatakan hingga saat ini pemerintah masih melakukan tindakan penutupan sementara atau penutupan lokal ketika ada siswa yang terpapar COVID-19.

Karena selagi masih belum mencapai di atas 5 persen kasus penyebaran di sekolah, maka pembelajaran bisa dilakukan secara tatap muka.

"Langkah kita, ketika ditemukan adanya kasus, maka dilakukan penutupan sementara untuk satu kelas, selagi belum mencapai 5 persen masih dilaksanakan PTM," katanya.

Pada Minggu (6/2) Kasus COVID-19 di Kota Cirebon bertambah 18 orang, sehingga sampai data terakhir itu kasus aktif mencapai sebanyak 107 orang.

Baca juga: Pemkot Cirebon tes COVID-19 siswa usai dua pekan PTM 100 persen

Pewarta: Khaerul Izan
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026