ANTARAJAWABARAT.com,15/8 - Tiga mahasiswa Malaysia dari University of Malaya (UM) mempresentasikan tentang hubungan bilateral Indonesia dengan Malaysia di Kampus Fisip Unpad Jatinangor, Sumedang, Jabar, Senin.
Ketiga mahasiswa tersebut, yakni Tan Lii Inn, Azra Fiza Binti Ahmad, dan Siti Fairuz Binti Rosli. Mereka mewakili 18 mahasiswa lainnya dari tiga bidang kajian ilmu yang berbeda, yaitu Hubungan Internasional, Antropologi dan Sosiologi, serta Kesejahteraan Sosial.
"Hubungan Indonesia dan Malaysia itu sudah seperti hubungan 'Abang dan Adik'. Jadi layaknya abang dan adik dalam sebuah keluarga, mereka sangatlah dekat, namun seringkali juga bertengkar," kata Tan dalam presentasinya tentang hubungan kenegaraan antara Indonesia dan Malaysia.
Berbeda dengan Tan, Azra mempresentasikan tentang hubungan kemanusiaan yang sudah lama terjalin antara negaranya dengan Indonesia.
Dalam presentasi tersebut, Azra memaparkan seputar organisasi-organisasi kemanusiaan di Malaysia yang sempat bekerjasama dengan Indonesia ketika tsunami Aceh tahun 2004 silam, dan bencana Gunung Merapi di Yogyakarta tahun lalu.
Selain itu, Azra juga menyampaikan misi-misi kemanusiaan yang dibangun antara Indonesia dengan Malaysia sebagai salah satu cara untuk mempererat hubungan kenegaraan.
Sedangkan Siti Fairuz tampil mempresentasikan tentang kerja sama dua negara dalam masalah ketenagakerjaan.
Seminar dan diskusi ini berlangsung Senin dari pukul 10.00-13.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah mahasiswa Fisip Unpad, diantaranya mahasiswa Hubungan Internasional dan Antropologi.
Hadir pula Dekan Bagian Kemahasiswaan Fisip Unpad, Duddy Heryadi, yang sempat memberikan kuliah singkat di awal kegiatan tentang "Dinamika Hubungan Bilateral Indonesia dan Malaysia".
Menurut Duddy, program pertukaran pelajaran ini merupakan media yang tepat sebagai tempat untuk saling memahami dan menghargai, sehingga akan terwujud suatu kesepahaman antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia.
Rencananya, pihak Unpad juga akan mengirimkan sekitar 20 mahasiswa Fisip ke UM, tahun depan.
"Kami akan melakukan kunjungan balasan pada Januari tahun depan, agar hubungan antaruniversitas ini semakin kuat," kata Duddy.
Sebanyak 21 mahasiswa Malaysia dari UM hadir dalam kegiatan ini. Mereka sudah mengikuti program pertukaran pelajar sejak 26 Juli lalu, dan akan berakhir pada hari ini.
Kegiatan yang mereka lakukan selama masa program adalah mengikuti sejumlah perkuliahan dan kegiatan kemahasiswaan.
Mereka akan pulang ke negara asalnya, Malaysia, besok Selasa (16/8) pukul 10.00 WIB.
"Malam ini kami akan adakan malam perpisahan sekaligus buka puasa bersama dengan seluruh mahasiswa tersebut," kata Duddy.***6***
(T.PSO-277/B/Y008/C/Y008) 15-08-2011 15:55:12
